• Breaking News

    Monday, October 22, 2012

    Banjir Duit, Kuwait Bentuk Dana Generasi Masa Depan

    KEBINGUNGAN karena kebanjiran uang akibat surplus anggaran yang disebabkan naiknya harga minyak dunia, Kuwait memutuskan untuk berinvestasi ke dana masa depan yang dapat dinikmati cucu cicit tujuh turunan. Investasi ini mereka sebut Dana Generasi Masa Depan (The Future Generations Fund/TFGF).

    Seperti dilaporkan kantor berita Kuna, Kuwait (17/9), kabinet negara ini dilaporkan telah meminta menteri keuangan untuk segera merancang perubahan anggaran negara. Tujuannya, 25 persen dari 10 persen surplus itu disimpan di TFGF.

    TFGF merupakan dana abadi yang sengaja dibentuk sebagai jaga-jaga saat cadangan minyak Kuwait habis. Didirikan pada tahun 1976 dan dikelola oleh Kuwait Investment Authority dan unit-unit investasi luar negerinya.

    Sejak dulu hingga hari ini, 10 persen dari total pendapatan negara, yang kebanyakan dari penjualan minyak, disimpan secara rutin ke lembaga ini setiap tahunnya dan semua keuntungan dari pengelolaan dana tersebut dimasukkan kembali sebagai modal. "Perintah ini dikeluarkan, setelah beberapa isu yang berhubungan dalam masalah ekonomi dan situasi itu mendapat kemajuan," kata Menteri Nayef al-Hajraf. 

    Kuwait saat ini sedang kewalahan lantaran banjir dana segar yang mengakibatkan surplus anggaran sebesar 13.2 miliar dinars (US$47 miliar) sampai Maret lalu. Hal ini disebabkan meningkatkan harga minyak dunia dan rendahnya serapan anggaran.

    Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila negara tetangganya, Iran, dapat mewujudkan cita-citanya untuk mengatrol harga minyak dunia ke level US$150 per barel dari normalnya sekarang lebih kurang US$100.

    Kuwait mungkin akan semakin bingung dengan 'tsunami' duit yang satu dinar Kuwait itu dihargai hampir lima dolar Amerika Serikat.

    Perdebatan panjang, tak berujung dan seringkali buntu di parlemen dinilai telah membuat beberapa megaproyek infrastruktur terhambat diselesaikan dan penyerapan anggaran sangat kecil. Walaupun posisi fiskal sangat bagus, ekonomi Kuwait dinilai belum sehat. Negara ini masih terus berjuang untuk melakukan diversifikasi sumber pendapatan yang selama ini didominasi minyak.

    Beberapa lembaga konsultan menganjurkan agar kelebihan dana anggaran tersebut langsung diinvestasikan di beberapa kawasan yang menguntungkan di luar negeri sekaligus dilakukan reformasi di dalam negeri sehingga investasi asing dapat masuk dengan mudah, khususnya untuk sektor manufakturing.

    Kuwait bisa saja meniru negara tetangganya, seperti Uni Emirat Arab, untuk berinvestasi sendiri di semua sektor di dalam negeri, namun hal itu belum tentu akan menguntungkan karena membutuhkan studi kebutuhan, keahlian dan manajemen yang belum tentu tersedia.

    Dengan menanamkan duitnya di lembaga pengelola investasi di luar negeri, kemungkinan salah pengelolaan dapat diminimalisasi. Begitu juga dengan membuat reformasi ekonomi dan mengizinkan investasi asing masuk, Kuwait akan mendapat dua keuntungan sekaligus, tambahan uang dan expertise.

    Beberapa proyek yang direncanakan dan sudah disetujui parlemen adalah Kuwait Metropolitan Rapid Transit System Project ( KMRT) sepanjang 160km dengan nilai US$7 . Namun karena pendudukan Kuwait rata-rata memiliki mobil pribadi, pengerjaan proyek dilakukan tidak grasa-grusu. Pemancangan batu pertama baru akan dilakukan tahun 2013 dan selesai 2020.

    Proyek lainnya, Madinat Al Hareer, yang mempunyai tema 'The City Of Silk, A New Vision for Kuwait' bernilai US$132 miliar. Proyek ini dilengkapi dengan gedung pencakar langit, Burj Mubarak el Kabir rancangan Eric Kuhne and Associates dari Inggris, dengan tinggi satu kilometer atau 1.001 meter, terispirasi dari kisah 1001 malam. Proyek ini dimulai tahun 2010 dan dibiayai dari sisa-sia surplus anggaran sampai selesai tahun 2016. (TradeArabia/Reuters/Arabianbusiness.com)

    http://www.jurnas.com/news/71439/Banjir_Duit,_Kuwait_Bentuk_Dana_Generasi_Masa_Depan/1/Internasional/Timur_Tengah


    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email