• Breaking News

    Tuesday, October 23, 2012

    Iktikaf di Mesjid Makam Bung Karno

    USAI menikmati jalan di kota Blitar, Jawa Timur yang masih asri, tidak salah kalau sejenak rehat dan beristirahat di mesjid Makam Bung Karno, Presiden pertama Indonesia. Walau terlihat sederhana dan kecil seperti musola, beriktikaf dan menunaikan salat Ashar terasa sangat nyaman karena desain dan lantai yang adem. 

    Bangunan ini menjadi salah satu bagunan yang memenuhi komplek yang dibangung dengan gaya Joglo khas Jawa Timur. Selain musola, di kompleks ini juga terdapat perpustakaan yang dibangun tahun 2004 oleh tim arsitek yang diketuai oleh Pribadi Widodo dan Baskoro Tedjo dari Institut Teknologi Bandung.

    Mengunjungi makam yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan ini tidak terasa seperti mengunjungi makam-makan tokoh pendiri sebuah negara lainnya seperti Raj Ghat, memorial tomb atau tempat kremasi Mahatma Gandhi di New Delhi, India atau Anitkabir, Mouseleum Kemal Attaturk di Ankara.

    Suasana di Makam Bung Karno terlihat lebih berorientasi pendidikan seperti saat kunjungan Jurnal Nasional, Senin (22/10). Anak-anak yang masih berseragam sekolah terlihat istirahat di sekeliling makam bercengkerama dan membuka-buka buku mereka.

    Kesan arsitektur Indonesia seperti yang terlihat ala candi nampak pada Gapura Agung yang menghadap ke selatan. Sementara itu, makam Sukarno sendiri berada di bangunan utama cungkup Astono Mulyo, diapit makam kedua orang tuanya, di sebelah kiri makam Ayahanda R. Soekeni Sosrodihardjo dan di sebelah kanan ada Makam Ibunda Ida Aju Njoman Rai. 



    Di atas makam diletakkan sebuah batu pualam hitam bertuliskan 'Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia'.

    Di kompleks ini terdapat banyak peninggalan yang berhubungan dengan Sukarno. Semuanya berada dalam museum. Selain ada lukisan ada juga bendera merah putih yang terbuat dari kain mukena dan sempat dikibarkan di Rengasdengklok. 

    Khabarnya makam ini selalu dikunjungi oleh tokoh-tokoh yang ingin mencalonkan diri menjadi presiden. Namun sampai saat ini belum ada capres yang berkunjung. "Sampai saat ini belum ada capres yang berkunjung. Adapun masyarakat paling banyak berkunjung di bulan enam," kata Suprakto, penjaga makam.

    http://www.jurnas.com/news/74567/Iktikaf_di_Mesjid_Makam_Bung_Karno/1/Hiburan/Rehat

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email