• Breaking News

    Saturday, November 3, 2012

    Deplu Selamatkan TKI dari Hukuman Mati



    Sungai Raya: Sulaimah Binti Misnadi tak henti mengucap syukur. Sesekali dia menitikkan air mata. Air mata haru, sebab akhirnya dia lolos dari hukuman mati di Jeddah, Arab Suadi.

    Sulaimah, sampai di kampung halaman, di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/9). Dia dijemput langsung dari Penjara Breman oleh staf dari Direktorat Perlindungan WNI dan WHI, Kementerian Luar Negeri.

    Sulaimah diancam hukuman mati atas dugaan kasus pembunuhan terhadap majikannya di Arab Saudi. Setelah bolak-balik menjalani persidangan, perempun yang sudah delapan tahun marantau ke Arab Saudi itu dinyatakan bebas pada 25 Agustus silam.

    Kepala Seksi Perdata, Direktorat Perlindungan WNI dan WHI, Kementerian Luar Negeri, Neni Kurniati, menjelaskan, Sulaimah didakwa membunuh majikan perempuannya, Zahbah Al Ghamdi, 60, pada 29 Desember 2004.

    "Mulanya Sulaimah berangkat ke Arab Saudi untuk umroh. Tapi setelah selesai beribadah, dia tak kembali ke Tanah Air dan memilih bekerja secara tak resmi di Jeddah," terang Neni sebagaimana dilansir metrotvnews.com (22/09).

    Tapi, tambah Neni, baru dua hari bekerja, dia ditangkap polisi Arab Saudi dan dijebloskan ke penjara Breman pada 2005. "Selama beberapa kali persidangan, penuntut umum tak bisa meyakinkan hakim adanya tindak pembunuhan secara sengaja yang dilakukan Sulaimah," kata Neni.

    Neni menambahkan, meski lolos dari hukuman mati, toh Sulaimah tetap terkena denda. Dia harus membayar diyat sebesar SR22.000 karena dinilai secara tak sengaja mengakibatkan tewasnya seseorang.

    Ahli waris korban banding. Mereka menuntut uang diyat sebesar SR55.000 itu. Pada Juli 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirimkan surat ke Raja Arab Saudi untuk meminta pengampunan bagi Sulaimah. Permintaan SBY dikabulkan. Pada 25 Agustus 2012, Sulaimah diputuskan bebas murni dan bisa pulangkan ke Indonesia.

    Muchsin, sepupu sekaligus mewakili keluarga Sulaimah, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan Sulaimah.

    "Saya mengucapkan terima kasih. Tugas saya sekarang selesai, karena sebelum almarhum ayahnya Sulaimah meninggal, dia sempat berpesan untuk membawa pulang Sulaimah ke Indonesia, hidup atau mati," tuturnya.


    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email