• Breaking News

    Monday, February 4, 2013

    China Kuasai Pelabuhan Gwadar di Pakistan


    CHINA membeli hak operasional pelabuhan strategis Gwadar di Provinsi Baluchistan, Pakistan, dari tangan Singapura. Perusahaan milik pemerintah, China Overseas Port Holding Limited akan membeli hak penguasaan dari PSA International Pte Ltd milik Singapura yang mendapatkan haknya sejak 2007 untuk 40 tahun ke depan.

    "China akan membayar US$35 juta untuk semua pemegang saham", kata Ageel Karim Dhedhi, salah satu pemegang saham sebagaimana dilansir kuwaittimes.net, Minggu (3/2). Pemegang saham ketiga adalah perusahaan National Logistics Cell yang dimiliki militer Pakistan. Pelabuhan Gwadar mempunyai peran strategis dalam menghubungkan negara-negara kaya mineral di Asia Tengah dengan konsumen di Samudera Hindia.

    Seorang pejabat di Pakistan mengatakan, Beijing akan melakukan investasi untuk menyelesaikan jalur darat yang menghubungi kedua negara sejauh 900 km. Jalan tersebut akan melewati Karakorum menuju Xinjiang dengan pos perbatasan yang berada di ketinggian 4.693 meter.

    Penguasaan ini memancing reaksi dari India yang takut akan dominasi perdagangan dan keamanan China di Samudera Hindia. Namun, Menteri Luar Negeri India tidak ingin beraksi terlalu jauh. "Saya kira kita tidak perlu bereaksi terlalu berlebihan untuk segala sesuatu yang melibatkan China. Kami melihat ini dengan tenang dalam kegiatan yang normal," kata Menlu India, Salman Khursid di New Delhi. India dan China diketahui sedang bergulat dalam penerapan kebijakan Look East Policy (LEP) kedua negara.

    India, merasa tidak terganggu dengan aktivitas itu mengingat India telah mendapat keistimewaan dalam pengelolaan pelabuhan laut lainnya yang berdekatan, Chahbahar, di provinsi Sistan and Baluchistan, Iran. Pelabuhan ini akan digunakan untuk mempermudah akses India ke daerah-daerah kaya tambang di Afghanistan dan Asia Tengah. Selain itu, pelabuhan ini dapat menetralisir pengaruh China di kawasan tersebut.

    Sebelumnya, China juga mempunyai pelabuhan di Kyaukpyu, Teluk Bengal, Myanmar. Pelabuhan yang terletak di Provinsi Rakhine ini akan dihubungkan dengan jalur kereta api dan pipa gas menuju Kunming China. Strategi ini akan membuat India dikeliligi pengaruh China di Timur dan Barat negaranya. China juga mempunyai hubungan kedekatan dengan Bangladesh yang sering berselisih dengan Myanmar dalam penguasaan perbatasan laut yang kaya mineral.

    Di lain pihak, Myanmar juga memberi keistimewaan bagi India untuk mengembangkan pelabuhan Sittwe pada lokasi yang berdekatan di wilayah yang baru-baru ini mengalami pergolakan sosial antara masyarakat Buddha dan Rohingnya itu. Myanmar akan diuntungkan dengan letak geografisnya dan dinilai akan menurunkan peran strategis Selat Malaka dalam konstalasi perdagangan dunia. [Dari Berbagai Sumber]


    http://www.jurnas.com/news/81941/China_Kuasai_Pelabuhan_Gwadar_di_Pakistan/1/Internasional/Asia

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email