• Breaking News

    Wednesday, February 6, 2013

    Kembali ke Masa Lalu, India-China Negara Terkaya di Dunia tahun 2050


    PEREKONOMIAN dunia diperkirakan akan kembali ke masa lalu setidaknya ke orde pra revolusi industri. Beberapa analisa menunjukkan India dan China akan menjadi negara terkaya pada tahun 2050 dan mengulang sejarah sukses dua negara ini antara abad ke-10 sampai ke-18.

    Laporan PricewaterhouseCoopers (Pwc) dan HSBC sama-sama memprediksi India akan mengungguli perekonomian Jepang dan kemudian Amerika Serikat pada tahun 2050. Sementara China akan mengungguli AS tahun 2020.

    Menurut PwC, ekonomi China akan berkembang menjadi US$53,856 miliar tahun 2050, bersama ekonomi AS yang akan meningkat menjadi US$37.998 miliar.

    Sementara India akan melompat dari angka US$453 miliar di tahun 2001 lalu menjadi US$34.704 miliar sebagaimana dikutip dari arabianbusiness.com, Selasa (5/2).

    Bila dibandingkan dengan perekonomian dunia di abad pertengahan, gejala yang sama juga terjadi sesuai dengan studi yang dilakukan oleh Profesor Angus Maddison mengenai ekonomi China dan India dalam konstalasi ekonomi dunia antara tahun 1000, 1500, 1600 dan 1700-an.

    Laporan ini dipublikasikan oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

    Menurut Maddison, Produk Domestik Bruto (PDB) India di abad ke-11 atau tahun 1000-an, yang dikonversikan sesuai dollar AS, mencapai US$33.750 juta, sementara China hanya US$26.550 juta. Namun angka itu masih lebih tinggi dibanding total PDB seluruh negara-negara di Eropa saat itu yakni $10.165 juta. Saat itu total PDB dunia baru mencapai $116.790 juta.

    Pada tahun 1500-an China mengungguli India dengan PDB $61.800 juta dibanding $60.500 sementara PDB seluruh Eropa naik menjadi $44.345 juta. Di era inilah Kolombus menemukan Benua Amerika. Ekonomi dunia di era ini mencapai $147.116 juta.

    Eropa terus semakin kaya dengan ekonomi $65.955 juta di tahun 1600-an. Sebuah kurun waktu Belanda, Portugal dan Spanyol sudah mulai masuk ke Nusantara untuk berdagang. Namun, kekayaan itu masih lebih miskin bila dibandingkan dengan China ($96.000 juta) dan India ($74.250 juta) serta ekonomi duania ($329.417 juta).

    Perekonomian Eropa baru bisa menyamai India dan China di era 1700-an dengan nilai $83.395 juta dengan selisih tipis dari China ($82.800 juta) dan India ($90.750).

    Pada abad ke-18 ini, ekonomi dunia tumbuh menjadi $371.369 juta dan sebagian besar wilayah nusantara yang melakukan kontak datang dengan Eropa sudah menjadi daerah kolonialisme Belanda.

    Sementara itu, pada tahun 1858, India lenyap dikuasi Inggris sebelum akhirnya merdeka kembali tahun 1947.

    http://www.jurnas.com/news/82186

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email