• Breaking News

    Thursday, January 30, 2014

    Ambon Anjurkan Warga Bangun Rumah Identitas Desa

    Posko FBR/Rumah Adat Pemuda Betawi di Jakarta (flickr)
    Tobapos -- Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mendorong negeri (desa) adat di Ambon untuk membangun baileo (rumah pertemuan adat) sebagai identitas daerah.

    "Baileo merupakan salah satu komponen budaya yang dapat kita tonjolkan sebagai identitas daerah, sehingga harus didorong agar tiap negeri melakukan pembangunan," katanya saat melantik raja (kepala desa) negeri Latuhalat, kecamatan Nusaniwe, Kamis.

    Dia mengatakan, tiga komponen sosial pelengkap identitas daerah yakni komponen bahasa, makanan dan budaya (musik).

    "Tiga komponen sosial tersebut menunjukan identitas masyarakat adat yang harus terus dilestarikan hingga anak cucu, seiring perkembangan jaman yang terus berkembang," ucapnya.

    Menurut dia, pihaknya memberikan apresiasi kepada raja, saniri dan masyarakat negeri Latuhalat yang telah memiliki Baileo sebagai identitas negeri dan masyarakat Ambon.

    "Ke depan saya akan mendorong negeri adat di Ambon seperti Amahusu, Seilale, Passo, Halong, batu Merah untuk membangun Baileo sebagai rumah bersama masyarakat," ujarnya.

    Richard menyatakan, Pemkot Ambon berkepentingan menunjukan identitas adat daerah dalam kemajuan teknologi dan proses akulturasi budaya yang semakin kuat.
    Jika kita tidak dapat menunjukan identitas maka akan mengalami distorsi budaya.

    "Baileo merupakan rumah bersama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berbagi bersama, karena itu saya mendorong agar setiap negeri adat memiliki Baileo," ucapnya.

    Diakuinya, pelantikan raja juga merupakan momentum kebangkitan negeri Latuhalat sekaligus penyatuan Budaya Pela Gandong antarnegeri.

    "Latuhalat memiliki potensi alam dan budaya adat istiadat yang menarik yakni wisata laut, keragaman dialek bahasa yang tidak dimiliki daerah lain. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Latuhalat," katanya.

    Dirinya juga meminta, Raja dan Saniri Lengkap menyusun berbagai program untuk dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) kota Ambon.

    Penyusunan program harus mengutamakan lima program prioritas merupakan implementasi dari slogan "Benahi Ambon" yakni masalah kebersihan dengan menjadikan Kota Ambon bersih pada waktu siang, terang di malam hari serta penataan parkir dan transportasi. (ant/adm)

    1 comment:

    1. Terimakasih atas artikel anda yang menarik dan bermanfaat.
      Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
      Explore Indonesia

      ReplyDelete

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email