• Breaking News

    Tuesday, January 28, 2014

    Pembunuhan Sadis Anak oleh Bapaknya Segera Direkonstruksi

    Tobapos -- Polresta Bekasi, Jawa Barat, mengagendakan rekonstruksi pembunuhan terhadap Ikhsan Fazel Maulana (3) yang diduga dilakukan ayah kandungnya guna memperjelas kasus tersebut.

    "Dalam waktu dekat kami akan melakukan rekonstruksi terkait proses pembunuhan dan penganiayaan yang terjadi guna meluruskan kasus ini," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kompol Dedy Murty, di Cikarang, Senin.

    Menurutnya, tersangka berinisial ES (28) berhasil ditangkap oleh warga dan diserahkan kepada polisi pascakejadian itu berlangsung di Perumahan BCL Jl Arjuna X Blok B-35 Nomor 17 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Senin (27/1) sekitar pukul 03.30 WIB.

    "Saat ini pelaku masih diperiksa, selanjutnya kita akan lakukan rekonstruksi dalam waktu dekat," katanya.

    Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, kata dia, korban dibunuh menggunakan dua bilah pisau di ruang tamu rumah tersebut.

    "Bahkan tersangka sempat ingin bunuh diri dengan pisau yang digunakannya membunuh sang anak dan melukai istrinya," kata Dedy.

    Kejadian itu berlangsung sekira pukul 03.30 WIB, saat itu ES sudah tertidur bersama anaknya dan istrinya Ai Cucun (23) di kamarnya.

    Sebelum menjalankan aksinya, ES sempat memikirkan tentang masalah yang dihadapinya di perusahaan tempat dia bekerja.

    "Tersangka mengaku ketakutan dipecat kantornya karena target pekerjaan yang dibebankan perusahaan tidak terlaksana dengan baik," katanya.

    Kondisi itu memaksa ES terbangun dari tidurnya pukul 03.30 WIB dan memutuskan mengambil jalan pintas dengan cara menghabisi nyawa anak serta istrinya.

    Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Yuli Haryudo, menambahkan ES membangunkan anaknya yang sedang tertidur dan dituntun menuju ruang tamu.

    "Saat sampai di ruang tamu, anak itu langsung dibekap dengan bantal dan pelaku langsung menusukan pisau dapur di ruangan tamu," katanya.

    Menurutnya, ada sebanyak 18 tusukan dan tiga di antaranya ditancapkan pelaku pada titik yang mematikan di bagian dada.

    Saat pembunuhan itu berlangsung, kata dia, sang istri terbangun dan menuju ke ruang tamu.

    "Istrinya sempat melihat peristiwa saat suaminya sedang mengeksekusi mati anaknya itu di ruang tamu," katanya.

    Semula sang istri beranggapan bahwa pelaku tengah membuatkan susu untuk anaknya, namun ternyata, pelaku sedang menusuk-nusukan pisau ke perut korban.

    "Melihat hal itu, sang istri berteriak Allahuakbar, Astagfirulloh," katanya.

    Pelaku yang menyadari aksinya diketahui sang istri, langsung memburu Ai dan menikam pisau ke bagian perut dan kepala korabn sebanyak 10 kali.

    Usai menganiaya istri dan anaknya, ES sempat mengejar adik iparnya, Cecep yang melarikan diri ke lantai dua dan menuju genteng rumah.

    Saat itu, sejumlah warga melihat Cecep berada di atas genteng rumah kemudian mengamankan pelaku untuk diserahkan kepada polisi.

    "Istrinya sanggup bertahan dan selamat. Saat ini sedang di rawat intensif di RS Annisa, Cikarang," katanya.

    Sedangkan korban tewas telah dibawa oleh petugas ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk menjalani otopsi," katanya. (ant/mar)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email