• Breaking News

    Monday, February 3, 2014

    Gara-gara Kayu Ilegal, Sesama Polisi Bentrok, Reskrim Vs Brimob

    Tobapos -- Gara-gara mengamankan truk tanpa plat muatan kayu jati tanpa dokumen lengkap, personel Reskrim Polsek Percut Sei Tuan bentrok dengan 9 pria ngaku anggota Brimob Tanjung Morawa. Peristiwa ini terjadi di Simpang Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan, Senin (27/1) sekira pukul 00.30 WIB. Info yang dihimpun dari lokasi, malam itu polisi dapat info dari warga yang ngaku resah dengan aktifitas truk pengangkut kayu illegal yang kerap hilir mudik di kawasan Jl. Pasar II, Bandar Khalipah. Menerima info tersebut, sekitar 5 orang personel yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Zulkifli Harahap pun turun ke lokasi.

    Benar saja, di lokasi itu polisi berhasil mengamankan satu unit truk muatan kayu jati tengah melintas. Curiga, truk tanpa plat itu langsung dihentikan petugas. Karena tak mampu menunjukkan dokumen lengkap, polisi berniat memboyong truk, sopir dan dua keneknya ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Akan tetapi, saat melintas di simpang Bandar Khalipah, truk dan mobil petugas tiba-tiba dihadang mobil Kijang Innova BK 738 SF, Suzuki Ertiga Putih BK 1187 ZB dan Xenia BK 1910 XI. Dari dalam mobil itu, keluar 9 pria berpostur tegap yang langsung berusaha mengambil alih truk.

    Mendapat hadangan itu, petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan sempat berusaha menanyakan maksut para pelaku. Akan tetapi, salah seorang pelaku yang ngaku bernama Bripka Ginting, anggota Teratai Brimob Tanjung Morawa. Mendengar itu, Kanit Reskrim AKP Zulkifli Harahap mengatakan agar masalah tersebut diselesaikan di kantor saja. Namun Bripka Ginting menolak, dan menyebut kalau pengiriman kayu tersebut sudah mendapat izin. Karena itulah, bentrok fisik nyaris terjadi. Pasalnya ke 9 pria tersebut ngotot ingin membawa truk muatan kayu jati tersebut.

    Tak mau ada benturan fisik, akhirnya Personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan memilih mundur dan meninggalkan lokasi. Sempat pula beredar kabar jika bentrokan sudah terjadi antara kedua belah pihak. Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan.

    “Tadi pagi memang kita dapat info ada aktifitas truk pengangkut kayu yang meresahkan warga sekitar. Jadi kita ke sana, saat itu kami mendapati satu unit mobil truk tanpa nomor polisi muatan kayu jati. Kayu tersebut tak memiliki dokumen resmi, makanya kami menggiringnya ke kantor. Tapi ada sekelompok pria ngaku Brimob Tanjung Morawa menghadang. Karena tak mau ada keributan, kami pilih meninggalkan lokasi,” kenang AKP Zulkifli.

    Ditanyai kayu tersebut berasal dari mana dan hendak dibawa kemana? Zulkifli mengaku belum mengetahuinya karena belum sempat menanyai sopirnya.

    “Kalau infromasinya dari Pasar II sana ya, tapi kita belum tau pasti. Karena belum sempat dimintai keterangan,” jelasnya.

    Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Kombes Pol Dedi Irianto saat dikonfirmasi, Senin (27/1) siang mengaku belum menerima laporan tentang kejadian itu.

    “Belum ada saya terima laporannya, tadi saya ngawal Kapolda habis itu baru ke sini. Nanti saya cek dulu ya,” tandasnya. (pm/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email