• Breaking News

    Friday, March 28, 2014

    Kiper Remaja Udinese Buat Inter Frustasi

    Tobapos -- Kiper remaja Simone Scuffet tampil heroik bagi Udinese untuk mengamankan satu angka dari pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol melawan Inter Milan, yang menghantam harapan-harapan tim Biru Hitam untuk masuk ke zona Liga Europa pada Kamis.

    Inter menjamu tim Italia utara itu dengan tekad menebus kekalahan 1-2 ketika bermain melawan Atalanta pada akhir pekan.

    Namun meski mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan, pasukan Walter Mazzarri dibuat frustrasi oleh pertahanan Udinese.

    Setelah merosot menjadi tim di bawah papan tengah, Udinese mengunjungi San Siro untuk pertama kalinya sejak menyingkirkan AC Milan dari Piala Italia pada Januari.

    Pelatih Francesco Guidolin memutuskan untuk mengistirahatkan penyerang veteran Antonio Di Natale untuk memainkan penyerang Kolombia Luis Muriel, dan pada babak pertama tim tamu sempat mengancam melalui serangan balik di mana Muriel dua kali nyaris mencetak gol.

    Pemain Inter Fredy Guarin melepaskan tendangan bebas yang masih terlalu keras, namun beberapa saat kemudian kiper Samir Handanovic harus bereaksi dengan cepat untuk menepis tembakan Bruno Fernandes, di mana Emmanuelo Badu melihat sepakannya hanya mengenai jaring sisi samping gawang.

    Dengan disaksikan pemilik Inter Erick Thohir yang duduk di tribun penonton, Mazzarri berada di bawah tekanan yang lebih besar daripada biasanya, dan rasa frustrasi sang pelatih terlihat jelas di wajahnya sepanjang babak kedua.

    Inter menggempur gawang Udinese namun pada setiap kesempatan mereka selalu gagal, termasuk sepakan yang hampir pasti berbuah gol kemenangan pada menit ke-88 ketika Maurizio Domizzi melakukan sepakan melayang di garis gawang untuk menggagalkan tandukan Danilo D'Ambrosio setelah Scuffet menggunakan tangannya untuk menghalau sepakan Esteban Cambiasso.

    Inter memohon hadiah penalti pada menit pertama masa perpanjangan waktu ketika umpan silang Rodrigi Palacio terlihat mengenai siku Thomas Heurtaux, namun wasit mengabaikannya, dan Juan Jesus kemudian melihat sepakannya melenceng meski ia telah berhasil menaklukkan Scuffet.

    Inter sekarang telah memainkan 12 pertandingan yang berakhir imbang sepanjang musim dan meski masih menghuni peringkat kelima mereka telah membuang peluang untuk memangkas jarak dengan Fiorentina, yang menelan kekalahan mengejutkan 0-2 saat bermain melawan Milan pada Rabu.

    Fiorentina tetap berada di peringkat keempat, tertinggal 10 angka dari tim peringkat ketiga Napoli, namun masih unggul empat angka atas Inter.

    Juventus, yang menang 2-1 atas Parma pada Rabu, masih memuncaki klasemen dengan keunggulan 14 angka atas AS Roma, yang menang 2-1 saat menjamu Torino pada Selasa. (ant/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email