• Breaking News

    Tuesday, June 24, 2014

    Bungkam Chile, Belanda Hindari Bertemu Brazil

    Tobapos -- Belanda yang bermain cepat dan penuh tenaga mengalahkan Chile dengan skor 2-0 pada Senin di pertandingan yang baru berlangsung sengit pada akhir permainan, mengamankan posisi mereka di posisi teratas klasemen Grup B dan berarti mereka berpeluang menghindari Brazil pada putaran 16 besar.

    Pemain pengganti Leroy Fer mencetak gol dengan sentuhan pertamanya di pertandingan ini, menanduk umpan silang Daryl Janmaat pada menit ke-77.

    Pemain pengganti lainnya, Memphis Depay, memperbesar kedudukan Belanda menjelang pertandingan usai, setelah Arjen Robben melaju cepat di sisi kiri dan mengubah pertandingan yang tidak banyak dihiasi aksi-aksi di depan mulut gawang ini menjadi kemenangan yang melegakan.

    Belanda mengakhiri fase grup dengan koleksi sembilan angka sempurna, di mana Chile menduduki urutan kedua dengan enam angka. Juara bertahan Spanyol finis di urutan ketiga dengan tiga angka setelah mengalahkan Australia 3-0 pada pertandingan Grup B lainnya.

    "Ini adalah pertandingan yang sangat bagus untuk disaksikan, terdapat banyak hasrat di lapangan, kami bertahan dengan baik, saya bangga dengan cara tim bertahan," kata Robben saat diwawancarai stasiun televisi.

    "Saya pikir kami melakukan pekerjaan hebat dan ini bukan tempat di mana kami ingin berhenti. Ini adalah hasil fantastis dan kami tidak ingin berakhir di sini, kami perlu mengubah pola pikir sebagaimana kami ingin bergerak ke depan."

    Mendominasi penguasaan bola

    Chile, yang paham bahwa hanya kemenangan yang akan dapat merebut posisi pertama karena selisih gol yang inferior, menekan keras pada babak pertama dan mendominasi penguasaan bola namun mereka gagal melepaskan satu pun tembakan ke gawang.

    Babak kedua tidak lebih baik bagi tim Amerika Selatan itu, yang jelas-jelas kehilangan Arturo Vidal di lapangan tengah dan gagal menyamai penampilan saat mereka secara mengejutkan menang 2-0 atas Spanyol pada pertandingan sebelumnya.

    Alexis Sanchez bermain lebih ke dalam dan bekerja keras untuk memberi dampak di lapangan tengah, namun Belanda lebih dari imbang untuk membuat frustrasi Chile.

    Belanda mampu menang meski mereka tidak diperkuat penyerang Robin van Persie, setelah ia diskors karena telah menerima dua kartu kuning.

    Namun Robben kembali bermain gemilang, berkali-kali pergerakannya mengancam pertahanan Chile sebelum ia mengirimkan umpan silang sempurna untuk mengunci tiga angka.

    Chile sekarang kemungkinan besar akan berhadapan dengan Brazil pada babak 16 besar pada Sabtu, sedangkan Belanda diharapkan menghadapi Kroasia atau Meksiko sehari setelahnya.

    Prestasi terbaik Chile di Piala Dunia terjadi saat mereka menjadi tuan rumah pada 1962, ketika mereka finis di peringkat ketiga.

    Pada 1998 dan 2002 mereka mencapai 16 besar, namun disingkirkan Brazil pada kedua turnamen tersebut.

    "Saya pikir ini adalah pertandingan yang kami harapkan, di mana Belanda berusaha menggunakan banyak orang pada serangan balik," kata pelatih Chile Jorge Sampaoli.

    "Kami mengincar kemenangan, kami ingin menang, dan kami tidak dapat menemukan solusi untuk tim yang hanya bertahan dan hanya berupaya menggunakan tembakan-tembakan jarak jauh, bahkan bukan hanya serangan-serangan balik."

    "Inilah Chile yang saya banggakan untuk saya asuh, meski faktanya kami tidak mendapatkan hasil (yang diinginkan). Keberanian kelompok ini, mereka dapat mengangkat kepala tinggi-tinggi dan mereka siap untuk putaran 16 besar." (ant/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email