• Breaking News

    Thursday, August 28, 2014

    Cegah Konflik, Relawan Diminta Diakomodasi Pascapilpres

    Tobapos -- Relawan yang secara sukarela telah mempromosikan calon presiden dan wakil presiden pada pemilu kini kegiatannya perlu diakomodir, kata pengamat politik sekaligus mantan Kepala Staf Teritorial Panglima TNI Letjen (Purn) Agus Widjojo di Jakarta, Rabu.

    "Dalam Pemilu 2014 muncul fenomena relawan. Kegiatan mereka pascapemilu harus diakomodir karena jika tidak mereka berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat," kata Agus.

    Menurutnya calon presiden dan wakil presiden yang hanya berjumlah dua pasang menyebabkan para relawan terbagi dua. Fenomena lain pada pemilu 2014 terdapat rasa mengidolakan yang berlebihan oleh relawan terhadap capres-cawapres tertentu menyebabkan meruncingnya perbedaan yang terjadi di masyarakat.

    Agus mengusulkan pemerintah membentuk organisasi relawan yang tidak mengikat sehingga bisa mengakomodir mereka pascapemilu dan menghindari potensi konflik.

    "Organisasi tersebut bisa berperan sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang memberi kontribusi atau ide-ide ke pemerintah. Mereka juga bisa jadi penyeimbang antara presiden dan parlemen," tambah Agus.

    Sebelumnya di sejumlah media disebutkan sekitar 88 relawan yang dipimpin oleh Boni Hargens memaksa masuk Kantor Transisi Jokowi-JK pada Senin (25/8).

    Relawan Joko Widodo-Jusuf Kalla membantah melakukan penggerudukan tersebut.

    "Kami perlu melakukan klarifikasi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik," kata Juru bicara Relawan Jokowi-JK, Boni Hargens, di Jakarta, Selasa (26/8).

    Menurut Boni, kedatangan pihaknya ke kantor Transisi Jokowi-JK itu bukan upaya penggerudukan, apalagi menduduki sebagaimana diberitakan oleh beberapa media.

    "Informasi tersebut sama sekali tidak benar," ujar Boni.

    Ia menegaskan kedatangan para relawan ke Kantor Tim Transisi itu adalah dalam rangka bersilaturahim dan berkoordinasi dengan para staf Tim Transisi. Yakni perihal nama-nama relawan yang akan dilibatkan dalam kelompok-kelompok kerja yang saat ini sedang membahas beberapa program penting yang telah digariskan Jokowi-JK dalam visi-misi dan program aksi.

    Para relawan, kata Boni, ingin menindaklanjuti janji Jokowi yang ingin melibatkan relawan dalam kelompok-kelompok kerja yang sedang melakukan pembahasan perihal kebijakan dan kelembagaan yang akan mengimplementasikan program Jokowi-JK.

    "Karenanya, dengan niat yang tulus kami ingin membantu dan mengawal pemerintahan Jokowi-JK agar mampu membawa negeri ini ke arah yang lebih baik," kata Boni. (ant/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email