• Breaking News

    Friday, August 15, 2014

    Masyarakat Agribisnis Sumut Kembangkan Tanaman Aren

    Tobapos -- Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia Sumatera Utara minta Pemerintah Provinsi setempat mendukung rencana pengembangan tanaman Aren (Arenga pinnata) yang merupakan jenis palem dan industri hilirnya.

    "Dewasa ini, Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia Sumut sedang serius untuk mengembangkan tanaman Aren yang potensinya cukup besar sebagai komoditas unggulan ke depan di luar komoditas yang sudah dikenal seperti sawit dan karet," kata Ketua Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Sumut, Syah Afandin di Medan, Kamis.

    Dia mengatakan itu usai bertemu dengan Wakil Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi.

    Tanaman Aren, kata dia, bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan gula Sumut dan berkembang untuk nasional, tetapi juga dapat diolah menjadi ethanol yang dibutuhkan industri.

    "Kami memerlukan dukungan kuat Pemprov Sumut untuk mewujudkan upaya mengatasi ketergantungan pasokan gula dan ethanol daerah lain atau impor," katanya.

    Dukungan misalnya dalam soal sertifikasi bibit Aren hingga permodalan petani serta untuk keperluan mengolah komoditas itu antara lain menjadi ethanol.

    Wakil Ketua Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Sumut, Sawal Harahap yang juga pakar tanaman Aren menyebutkan, tanaman itu dapat dibudidayakan di hutan tanpa harus merusak hutan.

    Menurut Sawal, Sumut dewasa ini membutuhkan 50 pohon induk dan 1.500 bibit untuk semakin bisa mengembangkan tanaman itu.

    "Makanya kami penting mendapatkan legalitas Balitka (Balai Penelitihan Kelapa dan Kakao) untuk bibit itu," katanya.

    Dia menyebutkan, dengan pembukaan satu hektare lahan Aren, minimal membutuhkan 10 orang pekerja.

    Hasil tanaman seluas satu hektare itu sendiri bisa menghasilkan? gula 150 - 250 kiloliter per hari serta ethanol 80 - 100 liter per hari.

    Wakil Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi menyatakan siap memberi dukungan.

    "Masyarakat Agrobisnis dan Agroindustri Indonesia juga diharapkan bisa mencari dan mengembangkan potensi-potensi tanaman pertanian dan perkebunan lainnya untuk dikembangkan hingga ke sektor hilirnya," katanya.

    Berkembangnya luas areal dan industri olahan hasil pertanian dan perkebunan, menurut Erry Nuradi, bukan hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga pendapatan daerah baik dari penjualan dalam maupun luar negeri. (ant/adm)

    1 comment:

    1. Saya tertarik dengan tulisan anda, Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pertanian yang bisa anda kunjungi disini

      ReplyDelete

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email