• Breaking News

    Wednesday, September 3, 2014

    Lahan Pemakanan Milik Pemkot Yogyakarta Penuh

    Tobapos -- Empat lahan pemakaman di Kota Yogyakarta sudah penuh, dan jika masih ada tempat kosong, itu sudah dipesan warga.

    "Mencari lahan kosong di pemakaman sudah sangat sulit. Rata-rata sudah banyak yang dipesan," kata Camat Wirobrajan Rumpis Trimintarta di Yogyakarta, Selasa.

    Saat ini, pengelolaan izin pemakaman sudah dilimpahkan dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah ke masing-masing kecamatan yang di wilayahnya terdapat makam milik Pemerintah Kota Yogyakarta.

    Lahan pemakaman milik Pemerintah Kota Yogyakarta tersebar di empat kecamatan, yaitu Makam Pracimalaya di Kecamatan Wirobrajan, Sarilaya di Kecamatan Mantrijeron, Sasanalaya di Kecamatan Mergangsan, dan Utaralaya di Kecamatan Tegalrejo.

    Meskipun lahan pemakaman sudah penuh, namun Rumpis mengatakan belum menerima keluhan dari masyarakat yang mengalami kesulitan saat mencari lahan pemakaman.

    "Di Pracimalaya belum dilakukan sistem penumpukan makam," katanya.

    Kondisi serupa juga dinyatakan Camat Mergangsan Tyasning Handayani Shanti yang mengatakan kapasitas Makam Sasanalaya di wilayahnya sudah penuh.

    "Saat ini kami justru banyak melayani warga yang memperpanjang izin pemesanan sewa lahan pemakaman," katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Yogyakarta Toto Suroto mengatakan penuhnya kapasitas lahan pemakaman di wilayah tersebut sudah terjadi sejak lama.

    "Sempat ada wacana untuk menambah lahan pemakaman dengan membeli tanah di luar Kota Yogyakarta. Tetapi, hal tersebut cukup sulit karena harus berkomunikasi dengan warga di sekitar lokasi pemakaman," katanya.

    Masyarakat, kata dia, bisa memanfaatkan lahan pemakaman yang ada di kampung, atau merapatkan jarak lahan pemakaman jika masih ada hubungan keluarga.

    "Sebenarnya masih ada sedikit lahan kosong di Makam Pracimalaya. Namun, jika lokasi itu digunakan, maka akan menyulitkan pelayat untuk memarkir kendaraan mereka," katanya.

    Pemerintah, kata dia, juga bisa memantau perizinan penggunaan makam secara rutin. "Jika ada pengguna makam yang tidak lagi membayar sewa, maka lahan pemakaman itu bisa digunakan untuk masyarakat lain," katanya. (ant/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email