• Breaking News

    Tuesday, April 26, 2016

    Memoar Rima Esni Nurdiana di Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan

    Tobapos -- Mantan ustadz, mantan umi, mantan buya, mantan kakak, mantan sahabat, mantan adik. Tak ada kata mantan untuk mereka. Mereka yang amat sangat berharga dalam hidupku. Mereka adalah sosok-sosok yang amat sangat aku kasihi dan aku cintai. Seperti aku mencintai dan menyayangi kedua orang tuaku dengun penuh ketulusan.

    Setiap malam entah kenapa tak pernah lupa tangan ini membuka buku Agenda Alumni ke-21 Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Medan, Sumatra Utara. Menatap paras Buya, ustadz, umi, kakak dan sahabat-sahabat juga adik-adik kelasku. Mereka pelangi terindah yang Tuhan karuniakan untukku. Membuat hari-hariku penuh warna. Dan kini berhasil membuat aku rindu akan moment-moment terindah saat bersama mereka.



    Bagaimana tidak bahagia jika setiap hari selalu dikelilingi dengan orang-orang yang mencintaiku? Tentu saja aku bahagia bukan main. Berandai-andai memang tidak boleh, namun jika kiranya waktu bisa diputar kembali, rasanya aku ingin terus berada didekat mereka. Hati begitu damai dan bahagia dekat dengan mereka. Maka memang benar, salah satu obat hati itu adalah berkumpul dengan orang shalih. Berkumpul dengan orang shalih maka hatimu akan menjadi tenang. Benar-benar tenang. (selanjutnya)

    Lihat info alumni lain di sini

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email