• Breaking News

    Monday, May 2, 2016

    Prancis Kutuk Serangan Aleppo

    Tobapos -- Menteri luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault, mengutuk serangan yang dilakukan Rezim Assad bersama koalisinya Rusia, pernyataan tersebut dikeluarkan pada hari jumat kemarin

    “Saya sangat mengutuk timbulnya kembali kekerasan di Provinsi Aleppo, Suria, yang menimbulkan ancaman serius terhadap pemeliharaan, penghentian permusuhan, dan kelanjutan dari proses politik, Hal ini ditegaskan oleh Staffan de Mistura kepada Dewan Keamanan pada tanggal 27 April,”. seperti dikutip pada laman orient-news.net.

    Menurutnya, Rezim Assad mengumumkan perang untuk kembali merebut Kota Provinsi Aleppo dengan dukungan sekutunya, ini sangat mengganggu stabilitas sosial di kota tersebut. ditandai dengan lebih dari 200 warga sipil yang tewas dalam reruntuhan bangunan selama penyerangan yang dilakukan dalam 10 hari terakhir.

    “Karena itu saya meminta masyarakat internasional untuk memobilisasi upaya dalam rangka untuk menekan rezim Suriah untuk menghormati gencatan senjata, sesuai dengan UNSCR 2254,”. ujarnya.

    Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, penyerangan yang dilakukan oleh rezim Assad dan Rusia di kota Aleppo dalam 10 hari terakhir, telah menewaskan 196 orang, di antaranya termasuk 43 perempuan dan 40 anak-anak, sementara 424 lainnya luka-luka, di antaranya termasuk 75 perempuan dan 96 anak-anak.

    Pertahanan Sipil Suriah di Aleppo mengatakan, jet tempur Rusia dan Assad telah melakukan penyerangan sebanyak 260 serangan udara, termasuk 65 tetes barel peledak bersama dengan 18 serangan rudal darat.  (adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Opini

    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email