• Breaking News

    Sunday, July 17, 2016

    Hindari Kebencian terhadap Militer, Turki Gunakan Istilah Komplotan untuk Pelaku Kudeta

    Tobapos -- Pemerintah Turki mulai menggunakan istilah baru untuk menyebut sekelompok militer yang melakukan kudeta gagal.

    Mereka menyebutnya komplotan. PM Turki bahkan menyebutnya teroris.

    Istilah kudeta militer mulai dihindari karena struktur tertinggi militer dilaporkan tidak terlibat dalam kudeta.

    Selain itu, penyebutan kudeta militer juga membuat militer jauh dari rakyat.

    Pasca kudeta gagal, rakyat banyak melakukan perlawanan yang menimbulkan korban jiwa bagi para anggota militer. Bahkan ada yang digorok.

    Baca: PM Turki Sebut Pelaku Kudeta Adalah Teroris

    Kemarahan rakyat muncul karena pelaku kudeta membabi buta menembaki warga bahkan menggilas dengan tank.

    Dalam laporan terakhir, menurut pengakuan tentara berpangkat rendah yang terlibat di lapangan, tidak semua tentara mengetahui tujuan perintah mereka menggelar pasukan di Istanbul dan Ankara.

    Mereka hanya diberitahu sebagai manuver militer, bukan kudeta pemerintahan.

    Dalam salah satu pidatonya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan kepada rakyatnya bahwa militer bersih dari kudeta. Mereka yang melakukan makar dan kudeta hanya sebagian kecil komplotan, yang menodongkan senjata kepada rakyat. (adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email