• Breaking News

    Sunday, July 17, 2016

    Kudeta Gagal, Pengamat Turki: Amerika Ingin Angkat Gulen Pemimpin karena Sekuler Islami

    Tobapos -- Pengamat Turki Saba Uddin Arsalan yang diwawancarai Aljazeera secara Live, Minggu (17/7) mengatakan bahwa ada skenario Amerika Serikat untuk mengangkat Fethullah Gulen  sebagai pemimpin di Turki dan Islam karena melihat Gulen sebagai sosok sekuler yang Islami.

    Pembawa acara Aljazeera menyangsikan tesis tersebut dan mempertanyakan bahwa tidak mungkin dunia Islam yang banyak dipengaruhi politik Turki akan menerima pemimpin yang sekuler.

    Arsalan kemudian menjelaskan, bahwa Gulen menjadi pilihan AS karena karena tokoh Turki yang sedang mengasingkan diri di Amerika itu dipilih bukan hanya karena sekuler tapi juga Islami, atau istilah yang beredar di Turki Liberal Islami.

    Turki menuduh Gulen sebagai dalang kudeta yang gagal baru-baru ini, menyusul menyerahnya kelompok militer yang melakukan kudeta.

    Namun pihak yang melakukan kudeta tidak menyebut Gulen sebagai pendorong kudeta mereka dan Gulen juga menyanggah terlibat dalam kudeta tersebut.

    Tidak jelas, apakah Gulen hanya preteks untuk menimbulkan huru-hara dalam politik Turki atau tidak, tapi pemerintah Turki ingin Gulen segera diekstradisi ke Turki untuk membuktikan dirinya terlibat atau tidak.

    Gulen memiliki jaringan lembaga pendidikan yang jumlahnya tidak sedikit. Dilaporkan, banyak juga kalangan pemerintah yang menjadi pengikutnya.

    Arsalan mensinyalir, bila Gulen berhasil terangkat di Turki, AS akan menjadikannya sebagai kompetitor bagi sosok Khomenei dari Iran dalam narasi politik global dunia Islam.  (adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email