• Breaking News

    Tuesday, August 16, 2016

    Bibit Muda Kembali Diasah Melalui Liga Santri (@ligasantrinas)

    Tobapos -- Kemenpora kembali menggulirkan Liga Santri Nusantara (LSN) 2016, setelah pada tahun lalu sukses menyelenggarakan ajang serupa.

    Untuk tahun ini, penyelenggaraan pertama dipusatkan di wilayah DKI Jakarta yang dimulai pada Sabtu (13/8) di Lapangan Ragunan.

    Ketua Panpel Wilayah DKI, Marsono mengatakan, animo pesantren yang ingin ambil bagian pada LSN tahun ini cukup besar. Pada tahun lalu yang hanya 12 tim, kini melonjak menjadi 32 peserta. Bahkan, peserta yang mendaftar mencapai 48 tim.

    “Setelah melalui verifikasi yang cukup panjang, kami memutuskan 32 peserta. Mereka benar-benar dari pesantren. Kalau misal tim dari MA (Madrasah Aliyah), lalu tidak berada di bawah naungan pesantren, tidak bisa ambil bagian,” kata Marsono.

    Menurutnya, hanya satu tim yang akan lolos ke tingkat nasional mewakili DKI. Putaran final tingkat nasional akan mempertemukan juara dari masing-masing provinsi di Tanah Air. Namun, kali ini ada region yang digabung seperti Papua dengan Maluku jadi satu, sehingga jumlah tim bukan 34, tapi 32 provinsi.

    “Nanti putaran final digelar di Jogja dan Solo pada September. Lalu partai final diselenggarakan 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri. Diharapkan Presiden Jokowi dan Menpora bisa hadir di acara itu,” jelas pria yang juga pengurus Yayasan Al-Ikhlas Petamburan, Jakarta, tersebut.

    Liga Santri diharapkan bisa membangkitkan olahraga sepak bola di kalangan pesantren. Dengan demikian, mereka tak hanya mahir dalam mengaji, tapi juga berolahraga.

    Ajang ini juga tidak sia-sia karena juara LSN tahun lalu yang berasal dari Pondok Pesantren di Jember, sukses menjadi juara saat mengikuti kejuaraan di Malaysia.

    “Mereka juara di ajang Malindo di Malaysia. Jadi, kegiatan ini sangat positif di kalangan santri,” terangnya.

    Adapun aturan yang diterapkan di LSN, yaitu pemain berusia di bawah 17 tahun. Sedangkan permainan menggunakan sistem gugur untuk wilayah DKI dengan durasi pertandingan 2×35 menit. Selain itu juga diberi istirahat atau water break 10 menit di setiap babak.  (sumber/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email