• Breaking News

    Wednesday, August 17, 2016

    HUT #RI71, @KemnakerRI: #KerjaNyata Mewujudkan Negara #Kompetitif

    Tobapos -- Keterbukaan hubungan antar bangsa dan negara dalam berbagai konteks yang ada saat ini telah memberikan iklim yang kompetitif antar negara. Oleh karena itu, hanya negara kompetitif yang dapat menjadi pemenang dalam kompetisi yang ada dalam berbagai konteks hubungan antar negara.

    Dalam konteks ketenagakerjaan, negara yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) kompetitif pula yang akan memenangkan iklim kompetitif ketenagakerjaan. SDM tersebutlah yang nantinya akan mengelola segala sumber daya yang dimiliki suatu negara. Sehingga keberadaan SDM kompetitif merupakan salah syarat utama bagi suatu negara untuk bias bersaing dengan negara lainnya.

    “Hanya negara yang memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang akan memetik manfaat dari keterbukaan dunia global ini,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri pada sambutan upacara HUT RI ke-71 di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

    Saat ini, Indonesia menjadi negara yang terikat dengan hubungan keterbukaan ekonomi, salah satunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dalam konteks MEA tersebut, keterbukaan akan keluar masuknya barang dan jasa mewarnai pasar bebas tersebut.

    “Selanjutnya hanya negara yang memiliki produktivitas tinggi yang akan memenangkan persaingan. Serta hanya negara yang memiliki SDM yang kompeten, SDM yang berdaya saing yang dapat mengoptimalkan seluruh aktivitas pengelolaan sumber daya yang dimiliki bangsa untuk memenangkan persaingan itu,” lanjut Menaker.

    Pada HUT RI ke-71 kali ini, Pemerintah RI mengusung slogan ‘Indonesia Kerja Nyata’ sebagai semangat perayaan kemerdekaan RI. Menaker memaparkan, slogan tersebut merupakan arahan kepada aparatur negara, bahwasanya orientasi politik pemerintah saat ini adalah ‘Politik Kerja’, bukan ‘Politik Wacana’.

    “Oleh karena itu selogan ini harus membawa kita semua, harus mampu mendorong kita semua, untuk melakukan kerja nyata, dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja serta peningkatan daya saing bangsa,” tegas Menaker.

    Pada kesempatan tersebut, Menaker juga berharap kepada seluruh jajaran pejabat, staf, dan pegawai di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk bahu membahu dalam menjalankan tugas negara. Ia pun menekankan, konsep Revolusi Mental  mengajarkan setiap jajaran di Kementerian untuk selalu bersemangat, bermental tak kenal lelah, disiplin, ikhlas, loyal serta komitmen dalam mewujudkan Nawa Cita dan Nawa Kerja beserta Renstra Ketenagakerjaan 2015 – 2019.

    “Revolusi mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng indonesia agar menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala. Intinya adalah menjadikan manusia Indonesia, yang selalu berupaya untuk memiliki produktivitas yang tinggi dan daya saing yang tinggi,” papar Menaker.  (rilis/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email