• Breaking News

    Wednesday, September 21, 2016

    Hj. Juriah Bawa Pesantren Al Kautsar Al Akbar Sebagai Lembaga Pendidikan Nasional yang Disegani

    Ummi Hj. Nurjurriyahtussifah Marbun MA, (kedua dari kiri)

    Tobapos -- Diberi amanah untuk memimpin sebuah lembaga pendidikan yang namanya sudah bertaraf nasional bukanlah hal yang mudah.

    Diperlukan pemahaman yang mendalam dan kemampuan manajemen yang kuat untuk mengatasi berbagai tantangan yang timbul seiring dengan makin pesatnya perkembangan zaman.

    Begitu juga apa yang dirasakan Ummi Hj. Nurjurriatussifah Marbun, MA, saat diamanahkan menjadi Kepala Sekolah Aliyah di lingkungan Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara.

    Pesantren yang diasuh oleh Anggota Rais Syuriah PB NU, Syeikh KH. Buya Ali Akbar Marbun, ini telah menjadi salah satu lembaga pendidikan terkemuka di Sumatera Utara dan Indonesia dengan sistem pendidikan yang terus terupgradasi dan memiliki seabrek alumni yang berkiprah di dalam maupun di luar negeri.

    Sebagai Kepala Sekolah, di pundak Juriah terletak sebuah tuntutan untuk mampu menerjemahkan visi dan misi Buya Ali Akbar menjadi program-program pendidikan unggulan untuk menciptakan iklim pendidikan yang harmonis dan solutif.

    Walaupun berciri khas pesantren, lembaga pendidikan ini akan digeber untuk tetap kompetitif dengan lembaga pendidikan umum dan bentuk lainnya.

    Untuk itu, para santri akan diasah dalam berbagai ajang olimpiade berbagai macam disiplin ilmu tingkat lokal dan nasional.

    "Sebentar lagi kita akan ikutkan para santri dalam lomba karya ilmiah," jelasnya saat berbincang dengan Pimpinan Umum TobaPos (www.tobapos.com), Julkifli Marbun. Rabu (21/9).

    Lomba karya ilmiyah tersebut akan diadakan pada September ini, dan menyusul berbagai kegiatan di bulan Oktober.

    "Mereka akan digembleng oleh (Ummi) Nursyahri," jelasnya menyebut salah satu staf pengajar berpengalaman dan hafizah hampir 30 Juz dari Institut Ilmu Al Quran, Jakarta.

    Berbagai kegiatan tersebut dirancang dengan penekanan para santri tidak lengah dan tetap diasah untuk menguasai ilmu fiqih, tafsir, hadits atrau tahfidz Alquran yang merupakan kurikulum wajib pesantren.

    Selain berbagai terobosan itu, Juriah juga berencana untuk meningkatkan mutu manajemen dan kualitas guru, melalui sejumlah kegiatan sponsorship dengan pihak ketiiga. Diharapkan langkah ini akan meningkatkan kesejahteraan para guru sekaligus para santri.

    "Bulan Oktober, kami sedang menjajaki kerja sama dengan PT Inalum," jelasnya.

    Kegiatan ajar mengajar dengan melibatkan pihak ketiga merupakan sesuatu yang lazim dilakukan. Sistem seperti ini sering diterapkan dalam perguruan tinggi.

    Berbagai perusahaan yang besar yang mempunyai dana Corporate Social Responsibility (CSR) sudah jamak melakukan berbagai kegiatan dengan lembaga-lembaga pendidikan di dalam maupun luar negeri.

    Kegiatan ini bersifat saling menguntungkan dan saling membutuhkan.

    "Jadi, tidak sepihak, seperti meminta-minta. Ini pesan tegas dari Buya Ali  Akbar, agar selalu bersikap profesional," jelasnya.

    Juriah beranggapan, lembaga pendidikan merupakan entitas yang sejajar dengan lembaga-lembaga lain untuk  melayani ummat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Sehingga, sekolah harus mampu menghasilkan program-program unggulan yang representatif sehingga berbagai kerja sama yang dirancang dapat terlaksana dengan baik.

    Misalnya, dalam pengadaan fasilitas laboratoriun komputer yang terkoneksi internet, lembaga pendidikan dapat menawarkan program kepada pihak-pihak yang terkait, seperti PT Telkom, sehingga terjalin kerja sama yang bersifat simbiosis mutualisme.

    Begitu juga dengan kegiatan lain, seperti study tour, riset, penerbitan dalan sebagainya dapat dilakukan dengan mendahulukan inklusifitas dengan melibatkan pihak-pihak, pemerintah maupun swsta, yang terkait dengan mutualisme yang saling memberi feedback baik untuk memajukan kualitas ummat.

    Juriah juga menawarkan kerja sama dengan www.tobapos.com untuk selalu aktif meningkatkan kemampuan jurnalisme para santri yang sekarang ini sudah menjadi keharusan.

    Untuk menampung segala ide dan kesempatan kerja sama ke arah yang lebih baik, Juriah mengatakan akan siap membuka hpnya setiap hari di 081396210118.

    Berbagai terobosan ini dilakukannnya untuk mendobrak kebuntuan dalam mengartikulasi misi dan visi yang digariskan oleh pengasuh Buya Ali Akbar. Tradisi kebuntuan sering menghasilkan kelumpuhan ide-ide segar yang mengakibatkan terhentinya inovasi dan dinamisnya sebuah organisasi. (adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email