• Breaking News

    Wednesday, September 21, 2016

    Mengapa Kopi Aceh Menguasai Kuliner Medan?

    Pengamar Kuliner dan Ekonomi Syariah Sahala Fajarillah, Lc saat mengunjungi Kantor Biro Sumut www.tobapos.com di Pasar Merah, Medan

    Tobapos -- Kota Medan, Sumatera Utara kini dibanjiri berbagai kafe atau tempat nongkrong benama Aceh.

    Produk kopi dari Aceh memang sedang tren dan bisa dibilang booming saat ini.

    TobaPos (www.tobapos.com) berusaha menelusuri fenomena ini bersama pengamat kuliner dan ekonomi syariah, Sahala Fajarillah Sitohang, Selasa (20/9).

    "Kekuatan bisnis kopi Aceh terletak pada service yang tak tanggung-tanggung ke komunitas atau konsumennya," jelasnya saat berbincang-bincang dengan Julkifli Marbun, Pemimpin Umum TobaPos.

    Dia menjelaskan, totalitas pengusaha kopi Aceh sangat diakui. Mereka dapat mendesain dan meyediakan tempat yang wah, untuk memanjakan konsumennya, penyuka kopi Aceh.

    Padahal, Sumatera Utara sendiri mempunyai produk kopi yang tak kalah enaknya. Kopi Mandailing, Kopi Lintong, Kopi Siniang dan lain-lain.

    Nama-nama tersebut sudah cukup mendunia. Starbuck, misalnya, di Yordania mempromosikan kopi mereka sebagai Kopi Mandailing. Ada juga kafe yang khusus mempromosikan kopi ini seperti Cafe de Mandailing dan lain-lain. Tapi semuanya malah terkenal di luar negeri atau Jakarta. Tidak di Medan.

    Menurut Sahala, yang sedang mengambil program magister Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri, Medan (UIN-SU) ini, kelebihan warung-warung kopi Aceh juga terletak pada harganya yang kompetitif.

    "Saya sudah melakukan survey harga di mana-mana, kafe Aceh menawarkan harga yang lebih rendah dari kompetitornya," jelasnya.

    Kata dia, di daerah Dr. Masyur, Medan, banyak warung gulung tikar digilas kafe yang menawarkan kopi Aceh.

    Salah satu kafe yang ditinjau oleh TobaPos dan Sahala malam kemaren adalah Rumoh Kopie Atjeh di Jalan HM Joni, Menteng di daerah Swadaya.

    "Mereka menarget kalangan muda yang suka nongkrong," jelasnya.

    Sahala merupakan lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Tobapos dan Sahala pernah melakukan survei kuliner pada restoran-restoran yang dikelola mahasiswa Indonesia di Mesir, beberapa tahun yang lalu. (adm)

    Ingin kafe mu diliput www.tobapos.com, hubungi redaksi.dekho@gmail.com.

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email