• Breaking News

    Wednesday, October 19, 2016

    Arisan atau Koperasi Anda Mandek, Jangan Tutup, Ikuti Langkah Merger Seperti Ini

    Tobapos -- Untuk mendorong  efisiensi dalam mengembangkan koperasi syariah, Muhammadiyah di Pekalongan - Jawa Tengah, sebanyak 12 koperasi berbasis syariah melakukan merger.  Dengan merger koperasi syariah tersebut kini namanya berubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS BTM Pekalongan).

    Setelah merger, kini aset yang dapat dihimpun mencapai Rp 173 milIar. Kini jumlah total anggota sebanyak 167.000 orang. Demikian diungkapkan Achmad Suud, General Manager BTM Pekalongan, usai menerima badan hukum koperasi dari Kementerian Koperasi dan UKM, belum lama ini.

    Dilaporkan teropongsenanyan.com, merger koperasi syariah selama ini masih langka dilakukan,  hal ini tidak lepas dari mekanisme dalam rapat anggota tahunan (RAT) yang banyak perdebatan ketika merger, apalagi dalam merger ini terdiri dari beberapa koperasi primer. Yang harus dilakukan adalah bagaimana mengonsolidasi aset dan sistem IT masing masing koperasi agar terintegrasi. Fenomena itu, kata Suud, sudah dijalankan oleh BTM Pekalongan dan sudah bisa beroperasi secara maksimal dalam melayani kebutuhan para anggota dan calon anggota BTM.

    Ke-12 koperasi syariah Muhammadiyah atau BTM yang merger menjadi BTM Pekalongan, meliputi; Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Wiradesa, Talun, Wedung Wuni, Kesesi, Bojong, Bligo, Serabi, Wono Pringgo,Doro, Lebak Barang dan Kabupaten Pekalongan.  "Jadi dengan adanya merger ini semakin besar  bagi kami dalam mengembangkan BTM di Muhammadiyah," tuturnya, Rabu (19/10/2016).

    Sebagai bagian dari amal usaha Muhamadiyah (AUM), BTM Pekalongan bertekad untuk memberikan pelayanan kepada para anggota secara lebih baik dari sis roduk dan kualitas layanan. Agar makin komettif, bahkan BTM Pekalongan punya Kartu ATM dan punya aplikasi android. "Itu semua sebagai jawaban kami  dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ucap Suud.

    Dengan adanya merger koperasi syariah di Pekalongan, Muhammadiyah ke depan akan mengupayakan membentuk BTM yang lebih besar di luar Pekalongan. Dengan adanya  koperasi syariah tersebut, diharapkan di Muhammadiyah semakin mampu dan kuat dalam menjawab dinamika bisnis pengembangan usaha mikro kecil dan menengan (UMKM).  (adm)


    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email