• Breaking News

    Thursday, October 6, 2016

    Kapolda Metro Jaya Berdarah Betawi

    Tobapos -- Pada 31 Maret 1962 terlahirkan seorang Mochamad Iriawan yang tumbuh kembang di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat.

    Saat ini, putra betawi itu menjabat Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) dengan pangkat jenderal bintang dua atau Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).

    Dalam suatu kesempatan Iriawan mengaku bangga menjadi putra asli betawi berasal dari Tanah Abang yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya.

    "Kenapa jadi Kapolda Metro Jaya mungkin karena titisan dari Tanah Abang," kata Iriawan, baru-baru ini.

    Iriawan mengawali karir kepolisian dengan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) seusai lulus mengikuti Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1984.

    Selama 17 tahun berkarir, Iriawan dipercaya menjadi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tegal pada 2001 dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

    Usai menjabat Kapolres Tegal selama tiga tahun, pria akrab disapa Iwan Bule itu menjadi Irbidops Inspektorat Pengawas Polda Metro Jaya pada 2004.

    Selanjutnya, Iriawan dipercaya menjadi Kepala SPN Purwokerto Polda Jawa Tengah (2006-2008) dan Kabag Lekdik Rodalpers SDE SDM Polri (2008).

    Tidak lama berselang, Iriawan yang berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) ditunjuk menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2008).

    Saat itu, nama Iwan Bule mulai mencuat dengan adanya pengungkapan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

    Sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Iwan Bule mengungkap kasus yang menggemparkan tersebut karena melibatkan juga oknum polisi berpangkat Kombes Polisi dan beberapa pengusaha.

    Lepas sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Iriawan menjabat Wadir I/Kamtranas Bareskrim Polri (2009) yang tidak kalah mentereng mengungkap kasus besar lainnya.

    Pria asal Tanah Abang itu menjemput pemulangan tersangka kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan dari Singapura ke Indonesia.

    Karena keberhasilan itu, Polri menganugerahi pangkat jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Iriawan dengan jabatan Direktur Binmas Baharkam Polri pada 2010.

    Dua tahun kemudian suami dari Novita Ariyanti itu menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2012-2013, berlanjut menjadi Kapolda Jawa Barat (2013-2015) dengan pangkat Irjen Polisi.

    Karir Iriawan semakin "moncer" setelah ditarik menjadi Kepala Divisi Hukum Polri (2015-2016), Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (2016) hingga saat ini menjabat Kapolda Metro Jaya.(ant/adm)

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email