• Breaking News

    Wednesday, October 19, 2016

    Keputusan UNESCO Soal Al Aqsha Butuh Dukungan Negara Islam

    Tobapos -- Jamal Amer, pakar masalah permukiman di Al-Quds mengajak negara-negara Arab mendukung keputusan UNESCO terkait Al-Aqsha dan mengembangkannya menjadi sebuah resolusi PBB terhadap hak-hak bangsa Palestina di Tepi Barat.

    “Negara-negara Arab harus mendukung keputusan berani yang diambil oleh UNESCO,” kata Amer dalam pernyataannya, Senin (17/10), demikian Pusat Info Palestina yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

    Sebelumnya, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization – UNESCO) mengeluarkan keputusan yang menyatakan tidak adanya hubungan apapun antara bangsa Yahudi dan Masjid Al-Aqsha serta tembok ratapan.

    Dalam pernyataanya, Amer mengatakan, negara-negara Arab dan Islam, harus mendesak Amerika Serikat untuk menyerahkan file sejarah yang asli dan menyebarkanya di semua file dan dokumen diplomatik.

    Masjid Al-Aqsha adalah salah satu tempat suci agama Islam yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Al Quds (Yerusalem ). Kompleks ini dikenal oleh umat Islam dengan sebutan Al-Haram Asy-Syarif atau “tanah suci yang mulia”.

    Masjid Al-Aqsa secara luas dianggap sebagai tempat suci ketiga oleh umat Islam. Muslim percaya bahwa Muhammad diangkat ke Sidratul Muntaha dari tempat ini setelah sebelumnya dibawa dari Masjid Al-Haram di Mekkah ke Al-Aqsa dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.

    Kitab-kitab hadist menjelaskan bahwa Muhammad mengajarkan umat Islam berkiblat ke arah Masjid Al-Aqsa (Baitul Maqdis) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Madinah. Setelah itu kiblat salat adalah Ka’bah di dalam Masjidil Haram, Mekkah.   (MINA/adm)


    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email