• Breaking News

    Thursday, November 3, 2016

    Ingin Berlayar Solo? Lihat Dulu Video Ini

    Tobapos -- Berlayar solo atau sendirian telah menjadi alternatif wisata belakangan ini.

    Dahulu kala, nenek moyang Indonesia mungkin sudah sering mengalaminya. Sebagai bangsa maritim, hidup di perahu atau sampan sudah biasa bagi orang-orang nusantara. Samapi-sampai ada suku bernama suku laut yang hidup mengembara.

    Namun, keseharian itu berangsung hilang saat orang Indonesia telah menjadi bangsa agraria. Kecuali hanya sedikit, hidup di laut sekarnag semakin mahal dan dianggap sebagai lifestyle orang kaya.

    Tapi bagi sebagian orang di luar sana, berlayar solo masih menjadi gaya hidup. Berlayar sendirian di samudera yang luas, Pasifik, India atau Atlantik jadi tren dan diunggah di Youtube.

    Namun dengan hilangnya Guo Chuan, 51 tahun, seorang pelayar solo dari Tiongkok di Pasifik membuat bulu kuduk merinfing.

    Bisa saja perahu-perahu sekarang ini sudah canggih, dengan alat telekomunikasi satelit, peramal cuaca, GPS dan lain, bukan jaminan untuk keselamatan. Apalagi kalau sendiri.

    Video berikut menggambarkan suka duka kehidupan berlayar sendiri. (adm)


    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email