• Breaking News

    Sunday, April 9, 2017

    Gulfood 2017: Puluhan Perusahaan Indonesia 'Gempur' Pasar Dubai dan Timteng

    Tobapos -- Indonesia berjaya pada pameran Internasional Gulfood 2017 di World Trade Centre Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Pameran yang membukukan transaksi sebesar USD 7,36 juta ini diselenggarakan beberapa waktu silam.

    “Selama lima hari keikutsertaan pada Gulfood 2017, Indonesia telah membukukan total transaksi sebesar USD 7,36 juta. Hasil ini meningkat 121,02% dari jumlah transaksi yang dibukukan tahun sebelumnya yaitu USD 3,33 juta,” ujar Konsul Jenderal RI Dubai, Arzaf Fachrezy Firman dilansir dari laman resmi kemendag.go.id, Sabtu (08/04/2017).

    Sebanyak 24 perusahaan asal Indonesia turut berpartisipasi secara mandiri pada pameran ini. Perusahaan-perusahaan tersebut yaitu PT. Jaya International, PT. Universal Indofood Product (UNIBIS), PT. Yupi Indo Jelly Gum, PT. Mulyatek Kreasi Andalan, PT. Internusa Food, PT. Monde Mahkota Biskuit, PT. ABC President Indonesia, PT. Sayap Mas Utama, PT. Dua Kelinci, PT. Manohara Asri, PT. Jakarana Tama, PT. Dolphin F&B Industry.

    Selanjutnya, PT. Mayora Indah Tbk, PT. Mulia Boga Raya (PROCHIZ), PT. Olagafood Industri, PT. Djojonegoro C-1000, PT. Sekawan Karsa Mulia, PT. Heinz Abc Indonesia, PT. Artsboga Sentosa Global, PT. Sinar Sosro, PT. ICC Indonesia, PT. Karya Indah Alam Sejahtera, PT. Multi Commodity Indonesia, dan PT. Bina Karya Prima.Pengunjung yang tercatat mendatangi stan Indonesia berasal dari Kuwait, Yordania, Irak, Iran, Qatar, Bahrain, Mesir, India, RRT, Aljazair, PEA, Arab Saudi, Kenya, Palestina, Libanon, dan Pakistan.

    Pada sela-sela Gulfood 2017, Indonesian Trade Promotion Center Dubai (ITPC) Dubai memfasilitasi pertemuan antara PT. Mayora dan Yupi Indo Jelly dengan partner mereka di UEA, Hashemizadeh Trading Co. Dalam pertemuan tersebut pihak Hashemizadeh berencana memperluas pasar produk Indonesia di UAE dengan memperluas segmen pasar.

    “Hashemizadeh akan mendistribusikan produk-produk Indonesia ke ritel khusus seperti Union Coop dengan segmen masyarakat lokal di UEA, Choitram dengan segmen masyarakat India dan Carrefour untuk pangsa global,” ungkap Kepala ITPC Dubai Gusmalinda Sari.

    Menurut Linda, produk-produk penganan asal Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dibanding negara lain. “Produk halal Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk diterima masyarakat UEA dikarenakan citra Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk
    muslim,” jelas Linda.

    Gulfood 2017 merupakan pameran makanan dan minuman tahunan terbesar di Dubai yang menampilkan produk-produk makanan dan minuman dari seluruh dunia. Pameran ini secara resmi dibuka oleh Menteri Keuangan UEA, Sheikh Hamdan bin Rashid Al Maktoum. Gulfood 2017 diikuti kurang lebih 5.000 peserta dari 120 negara seluruh dunia.  (beritasumut.com/adm)


    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Blog Tobasiana

    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email