• Breaking News

    Friday, June 16, 2017

    Gebrakan Kiyai Muda, Begini Gus Riza Terapkan Kemandirian di Pesantrennya

    Suasana Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 10 Sukaresmi, Jawa Barat yang asri (sumber: Facebook)
    Tobapos -- Menjadi Kiyai atau Khadimul Ma'had tidaklah mudah. Dibutuhkan ketelatenan dan inovasi untuk memastikan kesinambungan operasional lembaga pendidikan atau pesantren yang diasuhnya.

    Di banyak kasus, beberapa pesantren gulung tikar dan menjadi beban kepada masyarakat atau pesantren induknya, hanya karena salah kelola atau dipercayakan kepada yang tidak ahlinya.

    KH M. Riza Aziziy Hisyam, M.EIB, dalam sebuah kesempatan (sumber: Facebook)

    Pengasuh harus bisa menjadi pemimpin bagi guru-guru dan santri dan juga harus mampu membuat mereka sejahtera, mandiri dan capable menghadapi rintangan.

    Bukan, misalnya, malah tarik ulur dengan donatur atau pesantren induk yang dapat berisiko mengorbankan kepentingan anak asuh, masyarakat dan pihak yang berkepentingan.

    Inovasi yang dibuat oleh Kiyai muda alumni Yordania, KH M. Riza Aziziy Hisyam, M.EIB, (baca) kiranya patut ditiru.

    Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 10 Sukaresmi, Jawa Barat, ini merancang berbagai program untuk memperkuat (empowerment) lembaga yang dipimpinnya.

    Salah satunya memastikan kemandirian pesantren melalui berbagai kegiatan usaha dan menggunakan sistem IT untuk memudahkan hubungan mutualisme antara wali santri, siswa dan pihak sekolah.

    Inovasi tersebut diungkapkan dalam status Facebooknya yang cukup inspiratif, sebagai berikut:

    Alhamdulillaah agenda transformasi dan penguatan pesantren semakin konkret. Insya Allah ada tiga program yang akan segera running, yaitu:

    1. Pendalaman materi inti bidang keagamaan & materi UN agar para santri mampu lebih mewarnai tataran global.

    2. Pembayaran SPP dengan non tunai dan report akademik santri berbasis IT yang bisa diakses oleh wali santri melalui play store & apple store.

    3. Mewujudkan kemandirian pesantren melalui kegiatan usaha, yaitu AIC 10 Mart.

    Mohon do'a restu semoga istiqomah & semakin berkah.  

    Gus Riza, (baca) panggilan akrab Kiyai muda tersebut menyelesaikan studinya di Pascasarjana Universitas Yarmuk, Yordania di bidang Ekonomi Islam.

    KH M. Riza Aziziy Hisyam, M.EIB dalam sebuah kesempatan (sumber: facebook). Khadimul Ma;had atau Kiyai haru smampu menjalin hubungan harmonis dengan pemda setempat 

    Seabrek pengalaman di lembaga Nahdhatul Ulama dan semasa kuliah, menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada sosoknya dan lembaga yang dipimpinnya.

    Dengan berbagai inovasi tersebut, orang tua tak perlu lagi kuatir untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga yang dikelola dengan manajemen yang inovatif, visoner dan penuh keikhlasan. (adm)

    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Blog Tobasiana

    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email