• Breaking News

    Wednesday, December 20, 2017

    Qatar Investasi Besar-Besaran, Kalteng Tawarkan 1 Juta Ha Lahan

    Tobapos -- Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan kesiapan untuk menampung investasi Qatar di bidang pertanian dan pariwisata.

    Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan kesiapan itu ditunjukkan dengan menyiapkan lahan pertanian hingga titik destinasi wisata.

    "Kami siapkan lahan secara keseluruhan itu sekitar 600 ribu hingga 1 juta hektare, untuk pertanian macan-macam. Ada gula, padi organik, coklat hingga kopi nanti di situ," katanya seusai rapat koordinasi tindak lanjut investasi Qatar di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (18/12/2017).

    Pemerintah provinsi, lanjut Sugianto, juga akan memanfaatkan keramba ikan di sungai untuk dapat memasok ekspor ke negara kaya minyak itu.

    "Kita ingin keramba-keramba ikan di sungai itu bisa dimanfaatkan untuk ekspor juga," tuturnya.

    Ada pun di sektor pariwisata, lanjut Sugianto, pemerintah provinsi menyebut ada dua destinasi yang akan diusung, yakni Gosong Senggora dan Taman Nasional Tanjung Puting.

    Menurut dia, Gosong Senggora merupakan area taman laut seluas 62 ribu hektare yang tidak kalah cantik dibanding Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara. Sementara Tanjung Puting adalah pusat rehabilitasi dan perlidungan orang utan yang terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Kotawaringin Barat.

    "Kalteng itu punya laut hingga 62 ribu hektare lautnya Kotawaringin Barat, (tempat) yang AirAsia jatuh. Di situ ada Senggora, ada Tanjung Puting. Jadi itu ada ekowisata, ada laut. Enggak ada di provinsi lain kan? Nah di Kalteng ada," katanya.

    Sugianto menuturkan, meski belum ada komitmen investasi yang akan dikucurkan dari Qatar, pihaknya akan menunggu tindak lanjut investasi tersebut.

    Ia menyebut investasi Qatar diperkirakan mencapai nilai triliunan rupiah. Namun, yang terpenting, investasi Qatar akan dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga berdampak positif terhadap perekonomian setempat.

    Diharapkan, investasi Qatar sudah bisa terealisasi dalam satu dua tahun ke depan.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memimpin delegasi Indonesia dalam menindaklanjuti rencana investasi Qatar di Indonesia dalam pertemuan di Doha, Qatar, Minggu (11/12).  (sumber/adm)


    Adv: Yuk, Belanja Online di POP Shop

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita

    Follow by Email