• Breaking News

    Thursday, July 28, 2022

    Rebutan Jabatan PM, Massa Anti Iran Kuasai Gedung Parlemen Irak

    Kelompok massa pendukung Mullah Muqtada Al Sadr menduduki parlemen menolak bakal calon perdana menteri Mohammed Al Sudan yang dianggap pro Iran.

    Faksi partai politik pro Muqtada Al Sadr dikenal anti Iran namun sebelumnya merupakan kelompok utama yang mendukung keluarnya pasukan AS dkk dari Irak.

    Kelompok ini memenangkan pemilu terakhir namun gagal mencapai kesepakatan dengan sesama parpol Syiah lainnya untuk distribusi jabatan pemerintahan.

    Jabatan PM secara konvensi diberikan kepada Syiah sehingga menjadi rebutan antara parpol Syiah baik yang pro dan anti Iran. 

    Sementara itu jabatan presiden yang kurang mempunyai kekuasaan kecuali hanya seremonial dipegang oleh kelompok Kurdi dan jabatan ketua parlemen diberikan kepada Sunni Arab.

    No comments:

    Post a Comment

    loading...


    Aneka

    Tentang Kami

    Www.TobaPos.Com berusaha menyajikan informasi yang akurat dan cepat.

    Pembaca dapat mengirim rilis dan informasi ke redaksi.dekho@gmail.com

    Indeks Berita